"Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikatNya senantiasa bersholawat untuk Nabi (Saw.). Hai orang-orang yang beriman, bersholawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya" (Q.33 Al-Ahzab :56)
Saturday, March 27, 2010
Mensucikan Najis Tanpa Niat
Mensucikan Najis Tanpa Niat
Sahkah mensucikan najis tanpa diniati atau disengaja ?
Mensucikan najis tanpa diniati atau disengaja, hukumnya sah.
الطَّهَارَةُ ضَرْبَانِ طَهَارَةٌ عَنْ حَدَثٍ وَطَهَارَةٌ عَنْ نَجْسٍ. فَأَمَّا الطَّهَارَةُ عَنِ النَّجْسِ فَلاَ تَفْتَقِرُ إِلَى النِّيَّةِ لأَنَّهَا مِنْ بَابِ التُّرُوْكِ فَلَمْ تَفْتَقِرْ إِلَى النِّيَّةِ كَتَرْكِ الزّنَا وَالْخَمْرِ وَاللِّوَاطِ وَالْغَصْبِ وَالسَّرِقَةِ [المهذب 1/14[
“Bersuci ada dua macam; bersuci dari hadats dan bersuci dari najis. Untuk yang kedua tidak diperlukan niat karena termasuk bab yang perlu ditinggalkan, seperti menghindari zina, minum arak, homo, ghasab dan mencuri”. (Al-Muhadzdzab I/14).
No comments:
Post a Comment